Genealogi Keilmuan Living Qur’an: Transformasi Paradigma Studi Al-Qur’an dari Pendekatan Tekstual menuju Pendekatan Empiris-Sosiologis

Penulis

  • Teuku Alief Furqan Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
  • Muhdi Anbayuda Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta

Kata Kunci:

Living Qur’an, Genealogi, Studi Al-Qur’an, Reception Theory, Interdisipliner

Abstrak

Kajian Living Qur’an berkembang pesat dalam studi Al-Qur’an baik di Indonesia maupun di dunia pendidikan Al-Qur’an internasional. Akan tetapi, pembahasannya masih didominasi oleh aspek metodologis dan penelitian empiris, sementara kajian mengenai genealogi intelektual dan epistemologisnya relatif terbatas. Artikel ini bertujuan merekonstruksi genealogi Living Qur’an serta menjelaskan posisinya dalam perkembangan paradigma Studi Al-Qur’an. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research), melalui analisis historis dan konseptual terhadap literatur yang berkaitan dengan ‘Ulūm al-Qur’ān, tafsir, Reception Theory, dan Living Qur’an. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Living Qur’an merupakan hasil evolusi paradigma Studi Al-Qur’an yang berlangsung secara bertahap, dimulai dari tradisi ‘Ulūm al-Qur’ān, berkembang melalui kajian tafsir, bergeser menuju pendekatan kontekstual, serta memperoleh landasan teoritis melalui Reception Theory. Dalam perkembangannya, Living Qur’an mengalami perluasan objek kajian dari teks menuju resepsi dan praktik sosial masyarakat terhadap Al-Qur’an, sehingga memerlukan pendekatan sosiologis, antropologis, dan etnografis.

Referensi

Ahimsa-Putra, Heddy Shri. “The Living Al-Qur’an: Beberapa Perspektif Antropologi.” Walisongo 20, no. 1 (2013): 235–260.

Ahmad, F. Metodologi Penelitian The Living Qur’an dan Hadis. Metro: Institut Agama Islam Negeri Metro, 2014.

Aini, A. F. A. N., dan Musadad. “Konteks Late Antiquity dan Analisis Struktur Mikro sebagai Counter atas Skeptisisme Orisinalitas Teks Al-Qur’an: Refleksi atas Pemikiran Angelika Neuwirth.” Suhuf 10, no. 1 (2017): 173–192.

Aminullah, M., dan S. “Reception of Qur’anic Ecotheological Values in Bima Muslim Local Wisdom: A Living Qur’an Study through Jauss’ Reception Theory.” QOF (2025).

Amir, A. N., A. O. Shuriye, dan A. F. Ismail. “Muhammad Abduh’s Scientific Views in the Qur’an.” International Journal of Asian Social Science 2, no. 11 (2012): 2034–2044.

Amir, Abdul Muiz, dan Fatira Wahidah. Jejak Studi Living Qur’an: Otoritas, Idealitas, & Realitas. Kendari: SulQa Press, 2024.

Aulia, C., D. Suparman, S. Muchtar, D. Sunandar, dan A. H. Bashori. “The Concept of Ulum Al-Qur’an and Its Relevance in Contemporary Islamic Studies.” Al Irsyad: Jurnal Studi Islam (2025).

Ayoub, Mahmoud. The Qur’an and Its Interpreters. Vol. III. Albany: State University of New York Press, 1992.

Bunyamin, B., F. Fansuri, M. M. Salam, A. R. Elmi, dan S. Sagirah. “Al-Qur’an dan Ilmu Kedigjayaan: Studi Living Qur’an Masyarakat Kalimantan.” Mimbar Administrasi FISIP UNTAG Semarang (2023).

Dewi, Subkhani Kusuka. “Fungsi Performatif dan Informatif Living Hadis dalam Perspektif Sosiologi.” Reflektif: Jurnal Living Hadis 2, no. 2 (2018): 185–206.

Fitriana, M. A., dan H. Maab. “Relasi Tekstualitas Tafsir dan Sikap Keberagamaan.” Tafakkur: Jurnal Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (2023).

Hasbillah, Ahmad ‘Ubaydi. Ilmu Living Qur’an-Hadis: Ontologi, Epistemologi, dan Aksiologi. Tangerang Selatan: Yayasan Wakaf Darus-Sunnah, 2019.

Juliandi, B., dan S. Herlambang. “Menggugat Tafsir Tekstual.” At-Tibyan: Jurnal Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir 1, no. 1 (2016): 35–50.

Junaedi, D. “Living Qur’an: Sebuah Pendekatan Baru dalam Kajian Al-Qur’an.” Journal of Qur’an and Hadith Studies 4, no. 2 (2015).

Lestari, Fuji. “Epistemologi Living Qur’an: Legitimasi Keilmuan dan Dialektika Teks-Konteks.” Quranicons 1, no. 1 (2025): 541–558.

M. Tajudin Zuhri, Rohmatulloh, Ijudin, Masripah, dan Lalan Sahlani, “Muhammad Abduh’s Islamic Educational Thoughts and Its Relevance to Education in the Contemporary Era,” AL-WIJDĀN Journal of Islamic Education Studies 8, no. 3 (2023): 474–489.

Mahfudz, M. “Ontologi Living Al-Qur’an.” Jurnal Sains, Sosial, dan Studi Agama 2, no. 1 (2026).

Nanda, N. A., D. S. Alvionita, dan A. M. Faros. “Interaksi Masyarakat Melalui Tradisi dan Ritual Sosial.” Islamic Law: Jurnal Siyasah (2025).

Ningsih, T., K. N. F. Arfan, dan L. S. Masyhur. “Living Qur’an: Sebuah Pendekatan Kontekstual dalam Memahami Al-Qur’an.” Journal Hub for Humanities and Social Science 2, no. 1 (2025): 116–126.

Putra, A., dan M. Yasir. “Kajian Al-Qur’an di Indonesia.” Tajdid 21, no. 17 (2018).

Rafiq, Ahmad. “Living Qur’an: Its Text and Practices in the Functions of the Scripture.” Jurnal Studi Ilmu-Ilmu Al-Qur’an dan Hadis 22, no. 2 (2021): 469–484.

Rafiq, Ahmad. The Reception of the Qur’an in Indonesia: A Case Study of the Place of the Qur’an in a Non-Arabic Speaking Community. PhD diss., Temple University, 2014.

Rahman, Fazlur. Major Themes of the Qur’an. 2nd ed. Chicago: University of Chicago Press, 2009.

Saeed, Abdullah. Interpreting the Qur’an: Towards a Contemporary Approach. London: Routledge, 2006.

Suriani, E. “Eksistensi Qur’anic Centre dan Ekspetasi Sebagai Lokomotif Living Qur’an di IAIN Mataram.” Jurnal Penelitian Keislaman 14, no. 1 (2018).

Turmuzi, M. “Studi Living Qur’an: Analisis Transmisi Teks Al-Qur’an dari Lisan ke Tulisan.” Basha’ir: Jurnal Studi Al-Qur’an dan Tafsir 2, no. 1 (2022).

Yusuf, Muhammad. “Pendekatan Sosiologi dalam Penelitian Living Qur’an.” Dalam Metodologi Penelitian Living Qur’an dan Hadis, disunting oleh Sahiron Syamsuddin, 39–57. Yogyakarta: TH-Press, 2007.

Laman Internet

HMPS IAT UIN Sunan Kalijaga. “Streaming Diskusi Living Qur’an.” YouTube video. Diakses 30 Juni 2026. https://www.youtube.com/live/O0WUkv1UMdI

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-29

Cara Mengutip

Furqan, T. A., & Anbayuda, M. (2026). Genealogi Keilmuan Living Qur’an: Transformasi Paradigma Studi Al-Qur’an dari Pendekatan Tekstual menuju Pendekatan Empiris-Sosiologis. AT-TAHBIR: Jurnal Studi Al-Qur’an Dan Tafsir, 2(3), 245–268. Diambil dari https://ejournal.mahadalylirboyo.ac.id/index.php/attahbir/article/view/369