Dampak Biaya Pupuk terhadap Prosentase Zakat Pertanian perspektif Empat Mazhab

Authors

  • Ahmad Dauq Mudimas Sunan Ma’had Aly Lirboyo Kediri
  • Mohammad Ridwan Universitas Islam Negeri Ponorogo

Keywords:

Pupuk, Pertanian, Prosentase Zakat

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji apakah biaya pupuk mempengaruhi persentase zakat pertanian. Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian ini membahas kriteria penentu (ḍawābiṭ) yang dapat memengaruhi besaran zakat yang dikenakan atas hasil pertanian. Masalah ini penting untuk diteliti guna menilai relevansi aturan zakat klasik yang terdapat dalam khazanah hukum Islam (turāts) dengan praktik pertanian kontemporer, khususnya terkait ketidakseimbangan antara hasil panen dan biaya budidaya jika dibandingkan dengan kewajiban zakat sebesar sepuluh persen. Penelitian ini menggunakan pendekatan metodologis berbasis mazhab dengan penalaran analogis (ilhāq al-masāʾil bi-naẓāʾirihā) melalui identifikasi kasus-kasus yang dianalogikan dengan penggunaan pupuk dalam kaitannya dengan kewajiban zakat pertanian. Data diperoleh dari karya-karya klasik ulama Islam awal yang mewakili mazhab Hanafi, Maliki, Syafi'i, dan Hanbali. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini menyimpulkan bahwa pengeluaran yang berhubungan erat dengan pertumbuhan tanaman merupakan kriteria penentu yang dapat mengurangi persentase zakat pertanian. Dengan demikian, pupuk diidentifikasi sebagai faktor yang mempengaruhi besaran zakat pertanian, yaitu menurunkannya dari sepuluh persen menjadi lima persen dari hasil panen. Kesimpulan ini didasarkan pada kesetaraan peran antara pupuk dan air dalam menopang kehidupan tanaman, membantu pertumbuhan yang sehat, dan meningkatkan produktivitas pertanian.

References

Al-Anshari, Zakariya. Asnā al-Maṭālib. Beirut: Dār al-Kutub al-ʿIlmiyyah, 2008.

Al-Bujairimi, Sulaiman. Ḥāshiyah al-Bujairimī ʿalā al-Khaṭīb. Beirut: Dār al-Kutub al-ʿIlmiyyah, 1998.

Al-Bukhari, Muḥammad ibn Ismāʿīl. Ṣaḥīḥ al-Bukhārī. Beirut: al-Sulṭāniyyah, 2000.

Al-Hafid, Ibn Rushd. Bidāyat al-Mujtahid wa Nihāyat al-Muqtaṣid. Kairo: Dār al-Ḥadīth, 2004.

Al-Hanafi, ʿAlāʾ al-Dīn Abū Bakr. Badāʾiʿ al-Ṣanāʾiʿ. Beirut: Dār al-Kutub al-ʿIlmiyyah, 1998.

Al-Hashkafi, ʿAlāʾ al-Dīn. al-Durr al-Mukhtār. Beirut: Dār al-Kutub al-ʿIlmiyyah, 2004.

Al-Jundi, Ḍiyāʾ al-Dīn. al-Tawḍīḥ. Beirut: Markaz al-Nukhbah al-ʿIlmiyyah, 2003.

Al-Kaludzani, Abū al-Khaṭṭāb. al-Hidāyah. Maktabah Syamilah, 2005.

Al-Khishini, Taqiy al-Din. Kifāyat al-Akhyār. Damaskus: Dār al-Khayr, 1994.

Al-Khorosi, Abū ʿAbd Allāh Muḥammad. Sharḥ al-Khurashī. Beirut: Dār al-Kutub al-ʿIlmiyyah, 1999.

Al-Maliki. Ḥāmisy Qurrat al-ʿAyn. Jakarta: al-Ḥaramayn, n.d.

Al-Nawawi, Muḥyī al-Dīn. Rawḍat al-Ṭālibīn. Maktabah Syamilah, 1900.

Al-Qudamah, Ibn. al-Mughnī. Kairo: Dār al-Qāhirah, 1969.

Al-Rafiʿi. al-ʿAzīz Sharḥ al-Kabīr. Beirut: Dār al-Kutub al-ʿIlmiyyah, 1997.

Al-Ruʿaini, al-Ḥaṭṭāb. Mawāhib al-Jalīl. Beirut: Dār al-Fikr, 1992.

Al-Shirbini, Khaṭīb. al-Iqnāʿ. Jakarta: al-Ḥaramayn, n.d.

Arianto, Yudi, et al. “Telaah Biaya Produktivitas Pertanian terhadap Persentase Zakat Padi (Studi Analisis dengan Pendekatan Qiyās).” The Indonesian Journal of Islamic Law and Civil Law 2, no. 2 (2021): 134.

Ar-Ramli, Shams al-Din. Nihāyat al-Muḥtāj. Maktabah Syamilah, 2001.

Burhān al-Dīn, Abū al-Ḥasan. al-Hidāyah. Maktabah Syamilah, 2005.

Muḥammad ibn Muḥammad. al-ʿInāyah Sharḥ al-Hidāyah. Beirut: Dār al-Fikr, 1980.

Zubair, K.H. Maimoen. ʿUlamāʾ al-Mujaddidūn. Sarang: LTN, n.d.

Downloads

Published

2025-12-28